JAMBISTAR.ID-Garbarata, salah satu fasilitas di Bandara Sultan Thaha Saifudin, Jambi, mendapat sorotan DPRD Provinsi Jambi. Prasarana penghubung ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat itu rusak.
Seyogyanya, garbarata atau biasa disebut tangga belalai, memudahkan penumpang masuk dan keluar pesawat. Tapi apa lacur, kondisi garbarata di bandara terbesar di Jambi itu kini rusak
Melalui Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara, manajemen Bandara Sultan Thaha diminta segera memperbaiki garbarata yang rusak. Kejadian seperti itu seharusnya tidak terjadi.
“Ini bandara kebanggaan masyarakat Provinsi Jambi. Aktivitasnya terus meningkat. Kami prihatin melihat kerusakan ini. Pihak bandara harus segera memperbaikinya,” kata Pinto, Senin, 19 Agustus 2024.
Pinto menegaskan, bandara merupakan fasilitas umum yang banyak digunakan masyarakat. Karena itu pihak bandara mesti cepat mengatasi persoalan teknis seperti ini.
“Harus segera diperbaiki. Kasihan penumpang yang difabel dan lansia. Pihak bandara harus cepat memperbaikinya,” ujar politisi Partai Golkar itu. (*)
Editor: Har
JAMBISTAR.COM-Wakil Ketua (Waka) I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, melayangkan desakan keras kepada Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Sosial (Dinso
Read more
JAMBISTAR.COM-Panitia khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Jambi terus mendorong percepatan realisasi Participating Interest (PI) 10 persen dari hasil prod
Read more
JAMBISTAR.COM-Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mengimbau masyarakat Jambi, khususnya para nasabah Bank Jambi, untuk tetap tenang menyusul t
Read more
JAMBISTAR.ID-Pansus III DPRD Provinsi Jambi Melakukan Studi Tiru Ke Bappeda Provinsi Sumatera selatan. Studi Tiru ini Merupakan Rangkaian Kegiatan Pan
Read more
JAMBISTAR.ID-DPRD Provinsi Jambi menggelar rapat paripurna dengan agenda Pembahasan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Pemprov Jambi Tahun Anggaran 2024 dan
Read more
JAMBISTAR.ID-Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto berkesempatan membacakan teks Proklamasi dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Re
Read more