JAMBISTAR.ID-Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Gerindra menyebut pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lokasi eks pasar Angso Duo terkesan asal jadi.
Hal itu diakui saat dirinya melihat dan mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa pembangunan RTH itu hasil nya tidak maksimal.
"Ini perlu kita tindak lanjuti surve ke lokasi, masalah pembangunan RTH angso dua terkesan asal jadi tidak sesuai dengan anggaran sebesar Rp34,5 miliar, kalau kita bandingkan dengan RTH Ecopark Tebet Jakarta dengan anggaran sebesar Rp40 miliar sangat jauh perbedaannya. Kita minta audit BPK pembangunan RTH tersebut," kata Bustami Yahya, Minggu (16/4/2023).
Dia juga mempertanyakan bagaimana dengan perencanaan terhadap pembangunan RTH putri pinang masak tersebut, Karena baru hujan sebentar lahan RTH-nya sudah banjir.
"Wajar kalau masyarakat banyak mengkritisi masalah pembangunan RTH angso duo ini. Baik di media online, maka kami Komisi III sebagai mitra PUPR wajib melakukan pininjauan ke lokasi, ini sebagai wujud fungsi pengawasan DPRD sesuai bidangnya," tutupnya.(*)
JAMBISTAR.COM-Wakil Ketua (Waka) I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, melayangkan desakan keras kepada Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Sosial (Dinso
Read more
JAMBISTAR.COM-Panitia khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Jambi terus mendorong percepatan realisasi Participating Interest (PI) 10 persen dari hasil prod
Read more
JAMBISTAR.COM-Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mengimbau masyarakat Jambi, khususnya para nasabah Bank Jambi, untuk tetap tenang menyusul t
Read more
JAMBISTAR.ID-Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lokasi eks Pasar Angso Duo di Kota Jambi dengan dana APBD Provinsi Jambi Rp 35 Miliar di lahan s
Read more
JAMBISTAR.ID-Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lokasi ex Pasar Angso Duo lama kota Jambi dinilai tidak sesuai perencanaan dan hasilnya tidak ma
Read more
JAMBISTAR.ID-Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Jambi pertanyakan peran program Dumisake untuk bisa menekankan angka tingkat
Read more